Kisah Spritual Jimat Kebal Bikin Ngakak

Kisah Spritual Jimat Kebal Bikin Ngakak

Disclaimer* Kisah ini fiktif (imajinasi semata) sebagai wawasan dan pembelajaran kita. 

Saat santai pada sore hari, Peno didatangi seorang tamu yang memperkenalkan diri sebagai penjual benda-benda magis.

“Bapak bisa menawarkan barang ini kepada pejabat-pejabat yang berduit,” katanya.
“Apa manfaat jimat itu ?” tanya Peno.
“lni pusaka besi kuning. Kalau ditembak bisa meleset,” jawab tamunya.
“Bisa dicoba ?”
Tentu ! Saya tidak akan menjual barang tanpa ada bukti,” jawab tamunya mantap, sembari meminta Peno untuk meminjam senapan angin.

Setelah ada senapan angin, tamu itu meletakkan sebuah gelas kosong. Pusaka besi kuning itu dimasukkan ke dalam gelas. Dia pun menembaknya.

Hasilnya, meleset. “Kalau yang ditembak itu makhluk hidup ?” tanya Peno.
“Silakan, cari saja seekor ayam.”

Peno lantas memegang ayam piaraannya. Dikalungkan pusaka besi kuning pada lehernya, kemudian dari jarak lima meter ditembak dengan senapan angin. Dan aneh bin ajaib, ayam itu seakan-akan tidak merasakan ada peluru menerjang tubuhnya.

“Jimatmu memang ampuh, tetapi saya belum yakin sepenuhnya,” kata Peno.

Sang tamu merasa dilecehkan. Dengan sedikit tersinggung, dia mengatakan. “Tadi sudah kamu buktikan, ayam saja tidak mati saat kamu tembak.”

“Firasat saya mengatakan, jimat ini tidak berlaku bagi manusia. Tetapi berlaku untuk benda dan binatang yang ditempeleinya,” kata Peno. “Maksudmu ?”

“Coba jimat itu kamu kalungkan di Jehermu, kemudian saya tembak. Kalau kamu berani, saya baru yakin dan sanggup menjualnya, kata Peno.

Tamu Peno sejenak berpikir. “Masalahnya bukan saya tidak berani, cuma khawatir saja,” kilahnya.

Peno tersenyum. Dia berpikir, jangan-jangan jimat itu hanya berlaku untuk ayam

Share ke semua media sosial kalian jika artikel ini bermanfaat.

WhatsApp chat