Aura Tubuh Manusia – Mitos Atau Fakta

Aura tubuh Manusia – Sebuah kebudayaan terkadang juga mampu menghadirkan sebuah ilmu pengetahuan. Tetapi sebuah kebudayaan saat ini dianggap hanya menghasilkan mitos belaka, bahkan ada yang menilai cuma omong kosong saja.

Ternyata  di luar sana, malah banyak ilmuwan yang melakukan penelitian terhadap hasil-hasil budaya, salah satunya mengenai Aura tubuh Manusia.  Banyak para Ilmuwan yang telah melakukan penelitian serta mencoba menemukan sebuah jawaban, bagaimana terbentuknya Aura tubuh Manusia dan bagaimana pula cara kerjanya.

aura tubuh manusia

Salah satunya di Edwardian London, seorang ilmuan yang bernama Dr. Walter J. Kilner  yang melakukan penelitian mengenai Aura tubuh Manusia. Walter telah melihat beberapa hasil kerja daripada aura, yang mana ternyata memang benar benar nyata dan berubah menurut kondisi seorang pasien.

Dari hasil penelitiannya ia menciptakan suatu alat untuk mendiagnosa yang disebut dengan layar Kilner. Alat ini berfungsi untuk mendiagnosa penyakit yang didasari pada 3 lapisan aura yang dilihat.

Sementara di Amerika Serikat, ada dua ilmuwan Harold Saxton Burr dan juga F.S.C Northop juga menemukan sebuah gelombang listrik yang tengah menyelubungi setiap ciptaan Allah. Hal tersebut mereka buktikan dengan sebuah alat yang disebut dengan voltmeter.

Di tempat lain, Dr. Victor Inyushin, ilmuan universitas Kazakh Rusia ini pun meyakini bahwasanya Aura tubuh Manusia tersusun atas medan energy yang disebut juga dengan “bioplasmik”, yang tengah tersusun atas ion ion proton, dan juga electron. Dan ini pun sangatlah berbeda sekali dengan empat wujud dan tanda yang sudah banyak orang tau, yakni: gas, plasma, cairan, dan benda padat.

Dari hasil pemelitian mereka mendapatkan fakta bahwa aura merupakan gelombang listrik yang juga menyelubungi suatu benda, gelombang listrik tersebut berubah menjadi cahaya yang merefleksikan dalam keadaan fisik ataupun kejiwaan dari seseorang.

Dengan demikian Anda tidak lagi bisa mengatakan bahwa mitos hanyalah omong kosong belaka, sekarang anda tak perlu ragu untuk mengetahui secara lebih mendalam tentang aura. Sebab, telah dibuktikan secara empiris bahwasanya aura ada dan mampu memberikan sebuah efek positif kepada siapapun.

Tubuh manusia diselimuti oleh gelombang listrik yang juga disebut dengan aura. Aura merupakan sebuah perwujudan dari suatu kondisi energi, karakter seseorang, dan kesehatan. Aura itu sendiri memiliki lapisan lapisan, dan tiap lapisannya memiliki fungsi yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Aura terdiri dari bagian dalam yang disebut dengan aura inti (eterik), dan bagian luarnya yang biasa disebut dengan aura bias (astral). Lapisan inti yang disebut eterik merupakan lapisan yang paling tebal, dan merupakan lapisan yang paling dekat dengan tubuh manusia.

Lapisan tersebut terkadang terlihat saat seseorang baru berlatih melihat aura. Lapisan tersebut memiliki warna yang bervariasi, abu-abu sampai dengan biru, lapisan eterik ini pun biasanya merefleksikan sebuah kondisi tubuh fisik seseorang.

Lapisan dari luar (astral) merupakan lapisan yang merefleksikan cinta dan hubungan dengan orang lain. Lapisan luar ini pun dapat juga digunakan dalam merefleksikan sebuah kondisi emosi dan juga mental seseorang. Semakin tebal dari aura yang terlihat, maka makin besar pula energi yang terpancar.

Pancaran aura pada seseorang diyakini dapat memperlihatkan sebuah kesuksesan dalam hidup, maupun keberuntungan dan berbagai hal lainnya. Inilah mengapa aura dijadikan dasar seseorang yang ingin mengetahui apa saja warna aura dalam tubuhnya. Sebab Mereka berkeinginan mengetahui seberapa besar peluang mereka dalam memperoleh kesuksesan di masa depan.

Selain itu aura seseorang mampu merefleksikan emosi, fisiknya, hingga mental. Aura sendiri memiliki sifat yang dinamis, artinya dapat berubah kapan saja dan situasi apa saja, tergantung pada kondisi seseorang di saat itu.

Aura tubuh Manusia

Bisa saja saat seseorang melakukan sebuah pencitraan aura, orang tersebut justru dalam keadaan yang kurang baik, sehingga citranya pun berubah menjadi citra yang negatif. Dan bisa juga suatu saat seseorang melakukan pencitraan aura kondisinya bagus sehingga hasil dari pencitraannya pun positif.

Untuk membantu memperbaiki aura, Anda juga bisa menggunakan sarana yang memiliki energi. khususnya bagi Anda yang selalu memiliki aura negatif. Jika Anda biarkan terus menerus, maka aura tersebut akan mempengaruhi kehidupan Anda pula.

Pastinya Anda juga tidak menginginkan energi aura positif dalam hidup Anda. Salah satu cara memperbaiki aura negatif yakni bisa menggunakan sarana Jimat Pengasihan. Sebab Jimat Pengasih memiliki energi yang membantu memperbaiki aura negatif di tubuh Anda. Untuk mengetahui lebih jelas Anda bisa langsung ke website Jimatpengasih.com.

Demikian artikel mengenai Aura Tubuh Manusia – Mitos Atau Fakta, semoga bermanfaat bagi Anda.

MENARIK UNTUK DIBACA : Melindungi Tempat Usaha dari Serangan Ghaib

 

You may also like...

WhatsApp chat